Merawat Ikatan dari Tanah Rantau: Cerita di Balik Solidnya Saudagar Bugis Makassar

By Admin

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar
nusakini.com, Di berbagai kota hingga lintas benua, ada satu benang tak kasat mata yang terus mengikat para perantau Bugis Makassar: rasa kekeluargaan.

Belakangan ini, semangat itu kembali terasa dalam pertemuan saudagar Bugis Makassar. Bukan sekadar ajang berkumpul, pertemuan ini menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai lama—saling percaya dan saling menguatkan.

Di tengah perjalanan panjang merantau, banyak anggota komunitas yang memulai dari nol. Ada yang membangun usaha kecil, ada pula yang kini menjadi tokoh bisnis maupun pejabat publik. Namun, satu hal yang disebut tetap sama: kebiasaan untuk tidak berjalan sendiri.

Ketua BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, menggambarkan ikatan itu seperti keluarga besar yang tersebar di berbagai penjuru. Di mana pun berada, komunikasi dan dukungan tetap dijaga.

Jaringan ini bahkan melintasi batas negara. Di sejumlah kawasan seperti Malaysia hingga Australia, para perantau membentuk komunitas yang menjaga hubungan tetap hidup.

Di tengah proses yang masih berjalan, semangat saling membantu ini dinilai bukan hanya soal identitas, tetapi juga cara bertahan dan berkembang di perantauan.

Bagi sebagian dari mereka, keberhasilan bukan hanya tentang capaian pribadi, melainkan tentang bagaimana membawa manfaat bagi sesama—dan tetap mengingat dari mana mereka berasal. (*)